27 April 2012

Hari Anak Bersama Pepsodent


foto-foto ini adalah acara dalam rangka hari anak. Dalam acara memperingati hari anak berbagai acara dilakukan di sekolah Apip, salah satunya adalah acara sikat gigi bareng dengan salah satu brand pasta gigi, ini pose-posenya.




Pojok Spesial Buat Si Adek


Bagian ini saya dedikasikan untuk adek tersayang, Nur Afifah atau biasa dipanggil Apip. Sebagai kenangan di masa-masa akhir bersama teman-teman seperjuangan selama 6 tahun. Kenangan ini akan menjadi cerita yang tidak akan terlupakan dimana Apip dan sahabatnya menuntut ilmu di SD Muhammadiyah Condong Catur.
foto ini di ambil ketika menyabut hari kartini tahun lalu. sekolah Apip selalu mengadakan ceremony dalam rangka hari emansipasi wanita ini, berbagai acara mulai dari acara tausiyah sampai yang berbau ke kartinian seperti lomba fashion menggunakan kebaya.





ini dia yang dari awal saya sebut,Apip. kelahiran 12 tahun yang lalu. Seorang adek yang super karakter, tapi jika dibanding-bandingkan tidak jauh berbeda dengan saya. Salah satu karakter yang saya sukai adalah mandiri. Semenjak ditinggal ibu, kami menjadi mandiri termasuk adek saya. Tak kalah dengan saya, Apip juga mahir mengurus rumah seperti membersihkan rumah, mencuci dan menytrika baju hingga memasak. Namun kini tugas tersebut telah digantikan oleh Step Mother kami, dan alasan kesibukan dia untuk menyiapkan Ujian Nasional yang akan dilaksanakan pada 6 Mei 2012. Karakter yang juga memotivasi saya adalah, Apip memiliki sifat ambisius yang sangat besar, jika ia menginginkan sesuatu, dengan segala cara dia mengusahakannya. Hal yang paling menyentuh saya adalah ketika melihat meja belajarnya, begitu bnayak kata-kata motivasi untuk dirinya, dan yang paling mengesankan adalah kata-kata ini  “APIP HARUS BISA MASUK SMP NEGERI 1 TURI”, entah kenapa si adek mengikuti jejak saya dengan masuk ke sekolah yang sama dengan saya dulu. Semoga Apip diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalani Ujian Nasional, mendapatkan nilai yang maksimal, serta dapat masuk ke SMP yang diinginkannya, amin.


20 April 2012

The Amazing Pictures





saya tidak malu menjadi anak pedesaan. karena di sini saya lahir dan dibesarkan, mau kemanapun saya berkelana ketempat inilah jua tempat kembalinya. suasana persawahan ini yang mungkin akan saya rindukan, saat ini sawah-sawah mulai diganti dengan bangunan-bangunan beton, perumahan.semoga katak, jangkrik, tikus, ular dan burung bangau tidak kehilangan rumahnya. semoga desa tetap menjadi desa.bukan desa yang ke kota-kotaan.







ini adalah foto-foto dari teman saya, sayang ditidak disebutkan nama pantainya, jika tahu, mungkin dapat dijadikan referensi untuk berlibur.







gambar ini di ambil ketika terjadi bencana lahar dingin dan hujan abu di daerah Lereng Gunung Merapi pada tanggal 26 Oktober 2010. kondisi ini tidak seberapa dengan aslinya. saya yang bertempat tinggal sekitar radius 17KM pun tidak luput dari dampak kejadian ini, bahkan saat itu seluruh warga dusun dihimbau untuk mengungsi ke Stadion Maguwoarjo. selama Gunung Merapi bergejolak memakan korban dan merusak beberapa dusun di kaki Gunung Merapi, bahkan merengut nyawa juru kunci Gunung Merpi, Alm Mbah Maridjan.



MY Mother, You Are My Everything

ketika menyebut kata ibu,ibunda,umi,mama,atau mami terkenanglah sosok yang sangat berjasa dalam hidup kita. terbayang semua jasa-jasa beliau dari semasa kita tidak ada menjadi ada. sosok yang kuat, walaupun dalam Al-qur’an wanita digambarkan dengan sesuatu yang sangat rapuh ibarat tulang yang dapat keropos tapi taukah anda betapa perjuangan seorang ibu sebanding dengan balasannya yaitu surga ditelapak kaki ibu, pernahkah terlintas surga di bawah telapak kaki ayah ?
saya sangat terinspirasi dengan sosok ibu. ibu bagi saya adalah segalanya. sampai saat inipun saya masih terinspirasi oleh sosok ibu walaupun raga sudah tidak ada di dunia lagi, namun nama dan segala jasa beliau tetap melekat di sanubari paling dalam.
bagi saya ibu adalah seorang yang aktif dan kreatif. bekerja sebagai kuli negara ibu juga memanfaatkan peluang dengan berjualan salak pondoh, salah satu buah yang banyak di daerah kami. ibu juga tetap aktif dalam masyarakat, dengan mengikuti berbagai kegiatan kemasyarakatan. bahkan untuk menunjang kariernyapun ibu rela melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, sayang Allah SWT belum memberikan beliau kesempatan untuk mendapatkan gelar Strata 1. dibalik sosok ibu yang aktif dan kreatif, beliau juga tidak melupakan tugasnya sebagai ibu rumahtangga, yaitu mengurusi ayah dan kami.
sebagai anak sulung, saya melewati banyak moment bersama beliau. walaupun beliau sibuk dengan kariernya, saya yakin itu untuk kebaikan saya pula. moment yang begitu menyesakkan dada, menguras emosi dan membuang banyak air mata. ketika 5 tahun yang lalu, ayah dan ibu mengalami kecelakaan sepulang dari kantor, ibu mengalami koma sedang ayah hanya luka-luka. selam a 3 hari ibu mengalami koma, dari hari ke hari kondisi ibu terus memburuk hingga akhirnya Allah SWT mengambil ibu, tepat di ulang tahun ayah, 19 Juli 2007.
hal yang paling membuat saya terpuruk hingga saat ini, kehilangan sosok yang paling dekat dengan saya. berbagai cara telah saya tempuh untuk mengembalikan kepercayaan diri dan semangat hidup. ini dibuktikan dengan perolehan nilai Ujian Nasional tingkat SMP yang diluar dugaan saya, kemudian dapat masuk ke SMK favorite saya, lulus dengan nilai yang memuaskan dan mendapatkan nilai tertinggi di bidang akuntansi se angkatan dan kini saya sedang berjuang sebagai mahasisiwi semester 2. impian terbesar saya adalah lulus kuliah dengana predikat cumlaude, serta mendapatkan job yang saya inginkan, jika Allah SWT mengizinkan saya ingin melanjutkan S2 di Australia, entah kesambet setan apa, setelah dosen saya memberikan materi tentang beasiswa ke Australia, saya jadi ngebet ke sana, bahkan saya follow twitternya, semoga Allah SWT mendengar apa yang saya panjatkan ini.Amin.saya ingin membuktikan tanpa sosok ibu saya dapat bangkit dan berprestasi, Your Dream Your Sucess.

13 April 2012

Jepret sana-sini bersama teman kecil

ini jepretan perdana aku, susah ternyata memfokuskan lensa kamera, tapi karena pengen bisa, jadi mau-mau aja.

perhatikan deh ekspresi masnya, padahal g aku minta biuat senyum,dengan iklas uda senyum sendiri.good job mas.

ini g boleh ditiru ya. uda ada larangan dilarang parkir kok masih dibuat pake parkir, ayo yang tertib mas dan mbaknya.

jalan-jalan sekitar taman, dapet obyek ini

sugi dan ifa jadi model dadakan.

perhatikan matanya. ati-ati pak copot loh.

sampai saat ini, belum tau namanya bapak ini. tapi ciri khas kalau ngawas ujian, selalu muter-muter.

karna kurang obyek, yang disamping bisa langsung dijepret

back story of GO 406

Dipertemukan di ruang 406, kami generasi 406 biasa kami menyebutnya. Menjalin sebuah pertemanan yang tak sekedar kata teman, namun sahabat. Berasal dari berbagai penjuru daerah di indonesia, kampus putih ini menyatukan segala perbedaan yang sebelumnya kami bawa dan lenyap ketika kami dipertemukan di ruang 406. Walaupun hanya 3hari perkenalan, namun sangat menimbulkan kesan berbeda di tiap hati. Senang, sedih, sebel, kagum, benci, dan sederet pengungkap perasaan. Bersama bapak Pajar dan ibu Ruspita kami saling di kaitan, tak hanya diberi bekal bagaimana transisi dari masa putih abu-abu ke masa perguruan tinggi, namun juga mengenal diri lebih dalam, mengantar setiap individu berusaha mengungkap sesuatu yang ada dalam diri.lebih dari 3 hari, rasa persahabatan makin lekat dengan berbagai kegiatan kampus yang sebelumnya di isi dengan acara balas dendam secara halus melalui birokrasi kampus bernama OPAK. Terlintas kata yang menakutkan tentang satu acara dimana kekuasaaan tertinggi berada di tangan senior dan junior hanya menjalankan perintah mereka bak sentralisasi pemerintahan saja. Namun satu demi satu kegiatan yang secara tidak langsung mulai menyatukan hati kami di ikuti dengan senang hati, anggap saja sebagai ajang balas budi pada senior.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepatnya, hingga satu semesterpun kami lewati bersama, dan pada saat terakhir menikmati masa-masa bersama dengan teman-teman sekelas barulah terasa persahabatan yang telah terjalin yang tidak hanya satu-dua hari, dan ini kenangan dari moment-moment terakhir dari Generation Of 406 (GO 406), namun tidak sebatas sampai di sini pertemanan yang telah di jalin, tetap berlanjut, jangan melupakan kenangan yang telah kita ukir di sini kawan, di kampus putih, yang kata mereka kampus perjuangan, kampus rakyat. Semoga dapat bertemu dengan keadaan yang lebih menyenangkan, semoga kita bisa menjadi sarjana-sarjana yang mampu memberikan kontribusi pada negeri ini.

masa-masa unyu di kampus putih

ini foto kita di ambil di depan MP. g sengaja pada ngumpul bareng gini, karna jarang banget kita bisa ngumpul bareng kaya gini. foto ini diambil sekitar 6bulan yang lalu, masih keliatan banget culunnya yah ? maklum lah masih semester satu, masih dalam masa pergaulan.

kalau yang ini foto cowok-cowok temen sekelas.coba tunjuk mana yang paling ganteng ? kayanya g ada deh, makanya aku putusin buat g macarin temen satu kelas.hehehe.bukan itu juga si alasannya, tapi g enak aja pacaran sama temen sendiri, eh kok jadi curcol gini, g pa2 yah, dikit aja.
ini dia bos kita. kenapa di bilang bos ? ada yang tau ? karna paling gede ukurannya dari kita semua. biasa dipanggil endut, anaknya kocak, humoris, dan paling penting jago makan.

kalau ini si foto-foto para artis. dari kiri ke kanan, dina,dita sama vita. dulu si masih trio bebek karna ada sedikit masalah, maka diputuskan untuk duo saja, dita-dina.